17 September 2008

Joseph Biden, (Calon) Wakil Presiden Pilihan Obama

Tergelitik juga untuk menanggapi salah satu teman nge-blog, yang dengan gurauan khasnya menyindir, “Memang lebih nyaman ya kalo nulis tentang calon presiden negara lain, daripada membedah kekuatan calon presiden negara sendiri.” Ucapan ini ditujukan pada beberapa tulisanku di blog ini tentang Barack Obama (calon Presiden AS dari Partai Demokrat) dan Sarah Palin (calon Wakil Presiden dari Partai Republik). Wah.., ya ndak gitu maksudku. Soalnya aku malah kurang tertarik mengikuti kiprah para politikus dalam negeri, entar malah dikira simpatisan salah satu partai peserta pemilu, hehehe…

Dan, agar tuntas membahas calon presiden dan wakil presiden Amerika Serikat – yang akan bertarung di Pemilu nasional AS, 4 November 2008 – berikut akan aku tuliskan sedikit apa dan siapa Joseph Biden, calon wakil presiden AS dari Partai Demokrat yang akan mendampingi Barack Obama. Biden adalah salah satu anggota Senat AS yang menjabat paling lama, berasal dari Delaware.

Berikut 7 hal yang berhubungan dengan Joseph Biden, yang disarikan dari Reuters :

· Pertama kali terpilih menjadi anggota Senat tahun 1972, sebelum ia berusia 30 tahun.


· Anak perempuan dan istrinya tewas dan dua anak laki-lakinya terluka dalam sebuah kecelakaan mobil. Biden mempertimbangkan untuk berhenti dari Senat, namun pimpinan partai membujuknya agar tetap tinggal. Ia menikah lagi 15 tahun kemudian.

· Sempat mencalonkan diri sebagai presiden AS pada 1987 namun tersingkir karena salah satu pidatonya ternyata merupakan plagiat dan ia melebih-lebihkan prestasi akademisnya.

· Mengepalai Senate Foreign Relations Committee.

· Mendukung resolusi 2002 untuk mengotorisasikan pengiriman pasukan ke Irak. Namun setelahnya ia malah mengkritik keras perang Irak.

· Berasal dari keluarga pekerja di Pennsylvania, Biden akan meraih suara dari kelas pekerja. Ia dapat membantu Obama berhubungan dengan pemilih yang selama ini tak ia dapatkan suaranya.

· Pria berusia 65 tahun ini dipandang sebagai ahli kebijakan luar negeri.


AddThis Feed Button

1 komentar:

  1. demi keamanan sepertinya begitu, kagak enak buat bahas calon presiden sendiri :D

    *saya punya titipan buat anda, silahkan diambil di blog saya yach :D

    BalasHapus