30 Mei 2009

UltimateRisk: The Inside Story of Lloyd’s Catastrophe

By: Adam Raphael
Publisher: Transworld/Bantam Press, 61-63 Uxbridge Rd.,
London, W5 5SA, U.K., 335 pages.

Three hundred years old, Lloyd’s of London was once a byword for fair dealing and trustworthiness. It was brought to the brink of financial catastrophe by rampant greed and dubious practices, which were allowed to flourish unchecked by the management.

It’s a fascinating story,part morality tale and part corporate intrigue, that is made all the more interesting because of the spirited narrative, which sets down the facts but never ignores the human element. The author is a distinguished journalist, but his own enormous losses have made him less than completely disinterested.

The book’s tone is irate, but the author never loses his perspective. The story of Lloyd’s financial misadventures and its prospects for the future is engagingly and carefully laid out in a cautionary tale which, as yet, has no happy ending.

**Sumber foto: Asiaweek

AddThis Feed Button

28 Mei 2009

Di Tangan Pep Guardiola, Barcelona Mampu menjadi Raja Eropa

Akhirnya gelaran liga sepakbola Eropa 2009 – Champions League – tuntas juga, dengan Barcelona sebagai jawara dengan mengkandaskan juara bertahan Manchester United. Skor yang ditorehkan dalam 90 menit pertandingan juga lumayan meyakinkan, 2-0. Samuel Eto’o dan Lionel Messi lagi-lagi menjadi ‘pahlawan’ bagi klub Catalan, yang baru saja meraih gelar La Liga musim 2008/2009.

Seperti yang aku tulis di blog ini tempo hari – beberapa saat setelah Barcelona menghempaskan Chelsea di leg-2 semifinal – untuk final kali inipun Barcelona pasti akan tetap menampilkan permainan sepakbola modern, menyerang dengan umpan cepat dari kaki ke kaki. Karena dengan kemampuan skill individu pemain yang merata, dari pemain belakang, gelandang sampai penyerang, Barca akan mudah melakukan strategi skema pemain yang diturunkan.

Dan dini hari tadi, terbukti. Meski 10 menit awal Manchester United – dengan menonjolkan kemampuan individu Cristiano Ronaldo di depan – sepertinya akan dengan mudah memenangkan pertandingan, karena mampu menekan Barcelona, baik melalui serangan cepat maupun spekulasi tendangan keras dari luar area petak penalti. 

Toh gol cepat Eto’o di menit 10 membalikkan semua skenario Sir Alex Fergusson (pelatih Manchester United), yang semua ingin “menghabisi” Barca di menit-menit awal. Mudah ditebak, pertandingan selanjutnya dengan leluasa di kuasai Barcelona, karena pemain-pemain tim setan merah – yang bertekad akan memecahkan mitos menjadi juara di dua tahun yang berurutan – mulai kehilangan konsentrasi. Bahkan, di 30 menit akhir babak kedua, rasa frustasi pemain sekaliber Ronaldo, Scholes dan juga Vidic dituangkan dalam permainan keras, yang membuahkan kartu kuning bagi meraka.

Menurutku, selain permainan tim Barcelona yang cukup konstan sejak putaran awal Liga Champions, kemampuan pelatih Joseph “Pep” Guardiola dalam meramu pemain muda penuh talenta (seperti Messi dan Pique) dengan yang penuh pengalaman (seperti Puyol dan Henry) adalah kunci kesuksesan Barcelona. Buktinya, di level lokal (Spanyol) pun Barcelona mampu menyandingkan 2 gelar sekaligus, La Liga dan Piala Raja, sehingga tahun ini Treble Winner ada di genggaman tim Azulgrana.

Yup, lagi-lagi Pep Guardiola – yang masih minim pengalaman melatih tim la liga (dan usianya pun masih 38 tahun) – mampu menjungkir-balikkan ramalan pengamat sepakbola. Di tengah kepungan 3 tim liga primer Inggris di semifinal, toh Guardiola yang hanya berpengalaman sebagai pelatih tim B Barcelona, mampu berkelit dan menjadi campeone. Sekaligus, ini prestasi membanggakan Pep Guardiola di Barcelona, yang mampu menjuarai Liga Champions saat menjadi pemain (1992) dan pelatih (2009). Luar biasa !


AddThis Feed Button

23 Mei 2009

Meski Sangat Merugikan, Hoax Tidak (akan) Ada Matinya

Awal bulan ini, gara-gara email hoax yang tersebar dari milis ke milis, Teh botol Sosro ketiban sial, karena menjadi “sasaran” hoax tersebut. Dalam email itu – aku mendapat 1 kali kiriman dari salah satu milis – diisukan bahwa Teh botol Sosro mengandung zat berbahaya, hydroxylic acid. Padahal, seperti bantahan Teh botol Sosro yang dimuat di media cetak, hydroxylic acid adalah istilah lain atau bahasa ilmiah dari air, atau biasa disebut H2O.

Memang sih, hoax yang menimpa Teh botol Sosro ini sudah diketahui sumbernya – dan penulisnya pun juga mengakui dan mengklarifikasi – yang berasal dari sebuah diskusi tertutup milis periklanan Indonesia, Creative Circle Indonesia (CCI). Tema yang diusungpun jelas, tentang komunikasi menggunakan pendekatan negatif (negative approach), dengan Teh botol Sosro sebagai contoh kasus. 

Cuma, agak ironis kalau sebuah milis tertutup yang dimoderasi dengan ketat – dengan sistem keanggotaan terpilih dan punya komitmen karena dari satu komunitas yang sama – ternyata masih bisa bocor, sampai menyebar ke milis dan email lain. Dengan alasan apapun, pembocoran itu adalah bentuk pencederaan atas nilai-nilai moral dan tanggung jawab dalam sebuah komunitas.

Yang patut dicermati, tentu saja hoax (menurut Wikipedia, hoax = pemberitaan palsu, yaitu usaha untuk menipu atau mengakali pembaca/pendengarnya untuk mempercayai sesuatu, padahal sanga pencipta berita palsu tersebut tahu bahwa berita tersebut adalah palsu) itu sendiri. Untuk kasus “teh botol Sosro” ini misalnya, kalau dari sebuah milis tertutup saja bisa bocor, bagaimana dengan milis yang terbuka dan tanpa sensor atau moderator? Tentu dengan bebasnya hoax akan berseliweran tanpa pernah ada yang (mencoba) menghentikan.

Disadari atau tidak, sebenarnya kita sendiri sering – tanpa sengaja – ikut “membesarkan” hoax ini, dengan memforward sebuah berita yang masuk di email kita ke banyak email atau milis lain. Padahal kita sendiri belum sempat (atau tidak mau tahu?) mengecek kebenaran berita tersebut. Biasanya supaya lebih dramatis, saat mem-forward diikuti sedikit tambahan pengantar, misalnya: Mohon disebarkan ke teman yang lain, Dari milist sebelah, Akankah kita berdiam diri?, Waspadalah, bahaya mengancam! atau kalimat-kaimat “memancing” lainnya.

So, hoax memang “enak dibaca” karena (seolah-olah) mengungkap rahasia besar, tetapi sesungguhnya sangat merugikan. Upaya yang bisa kita lakukan – untuk meminimalisir tersebarnya hoax – ya tidak usah mem-forward berita di email (milis) ke siapapun, kalau memang berita itu sumber beritanya nggak jelas. Cukup kita baca sendiri, lalu disimpan atau langsung dihapus. Jangan sampai kita ikut menyebar sebuah kebohongan. Toh tidak ada untungnya, kan?

**Sumber foto: jakartadailyphoto.com

AddThis Feed Button

22 Mei 2009

From Behind The Walls of The Keraton

For generations, the Indonesian people have looked to the royal keraton (palace) as a source of both wisdom and practical knowledge. Despite the many changes brought about by development in recent years, the keraton still holds a tremendous attraction for most Indonesians.

From the keraton have come traditions in gamelan music, classical dance, puppetry, wood carving and the art of beauty and health care, particularly care involving the use of jamu and specially made traditional cosmetics.

The keraton also remains a repository of ancient philosophy and rules for living. Yet even centuries after its establishment, many of the mysteries of the keratin have yet to be fully revealed. It is no wonder, therefore, that the keratin is still an object of fascination for so many people.

Among the great secrets of the keraton are many involving health and beauty care, Dr. BRA. Mooryati Soedibyo, one of the royal princess who possessed these secrets, has passed them on to millions of consumers through cosmetic and traditional herb products.

The aristocratic traditions of the keraton were a part of the princess daily life from the very beginning. She was patient in her study of blending of ingredients to make jamu and other preparations for health and beauty care, as well as giving careful attention to other traditional arts.

From her grandmother, Dr. BRA. Mooryati Soedibyo learned how certain plants can impart their restorative powers to those who use them in the proper fashion. This was typical of the kind of traditional wisdom that had long been known only to members of the keraton aristocracy.

** Sumber foto: Company Profile PT. Mustika Ratu, Tbk.

AddThis Feed Button

20 Mei 2009

H.R. Rasuna Said, Bukan Sekedar Nama Jalan

Kalau aku membuat judul seperti diatas, tentu bukan bermaksud “mengecilkan” perjuangan Ibu Rasuna Said, pahlawan nasional – berdasarkan SK Presiden tahun 1974 – yang telah mengangkat harkat dan martabat kaum perempuan Indonesia, melalui bidang pendidikan dan politik nasional. Apalagi hari ini, tanggal 20 Mei adalah hari Kebangkitan Nasional bangsa Indonesia (yang dulu jaman aku sekolah selalu diperingati dengan upacara bendera, tetapi sekarang koq nggak pernah ya?).

Yang aku soroti adalah realitas yang ada – terutama bagi mereka yang tinggal di Jabodetabek – bahwa ketika nama “Rasuna Said” disebut, pasti yang muncul di benak kita adalah sebuah daerah (nama jalan) di wilayah Kuningan, Jakarta Selatan. Bisa jadi tak lebih dari hitungan jari tangan yang (langsung) membayangkan wajah perempuan kelahiran Maninjau, Kabupaten Agam (Sumatera Barat), 15 September 1910, yang bernama lengkap Hajjah Rangkayo Rasuna Said. 

Memang, Ibu Rasuna Said yang sampai akhir hayatnya (tahun 1965) menjadi anggota Dewan Pertimbangan Agung (DPA) – sebelumnya, karir politiknya adalah wakil Sumatera Barat dalam Dewan Perwakilan Sumatera, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Serikat (DPR RIS), Dewan Pertimbangan Agung (DPA) sejak 1959 – dalam pelajaran sejarah Indonesia kurang dibahas secara luas seperti halnya R.A. Kartini, Dewi Sartika ataupun Cut Meutia. Tetapi, kadar perjuangan beliau tentu bisa disejajarkan dengan pahlawan nasional lainnya.

Salah satu tekad H.R. Rasuna Said bahwa perjuangan kaum perempuan bukan hanya di bidang pendidikan semata – tetapi juga lewat jalur politik – ditunjukkan sejak kecil. Dimulai dari keberaniannya menjadi satu-satunya santri perempuan di Pesantren Ar-Rasyidiyah. Kemudian, demi kemajuan dan pendidikan kaum perempuan, Rasuna Said rela berhenti bekerja sebagai guru di Diniyah School Putri, untuk lebih berkonsentrasi di bidang politik.

Maka mulailah karir politiknya. Menduduki posisi sekretaris cabang Syarekat Rakyat, menjadi anggota Persatuan Muslim Indonesia (PERMI). Dan karena kemampuannya berorasi, Rasuna Said ditangkap dan dipenjara di Semarang (1932) oleh pemerintah Belanda. Keluar penjara, melanjutkan pendidikan di Islamic College, dan kemudian terjun ke dunia jurnalistik sebagai Pemimpin Redaksi Majalah Raya. Saat pindah ke Medan, beliau mendirikan sekolah khusus perempuan “Perguruan Putri” sekaligus menerbitkan majalah “Menara Putri” yang membahas kesetaraan gender.

Begitulah, sangat berliku dan panjang perjuangan H.R. Rasuna Said untuk kemajuan masyarakat bangsa ini, khususnya kaum perempuan. Jadi, sangatlah memilukan kalau nama “H.R. Rasuna Said” hanya kita kenal sebagai nama jalan, tanpa pernah (mau) tahu sejarah perjuangan salah satu Srikandi Indonesia ini. Setuju?


** sumber data & foto: majalah boulevard

AddThis Feed Button

15 Mei 2009

Hati-hati, Usia di Bawah 30 tahun (juga) Bisa Terkena Stroke

Agak kaget juga ketika seorang teman mengabarkan – salah satu teman sekerja dulu – meninggal dunia, setelah terkena stroke hampir 2 tahun. Kekagetanku, bukan masalah meninggalnya (karena memang itu sudah takdir dari yang Maha Kuasa), tetapi lebih pada almarhum terkena stroke di usianya yang belum genap 34 tahun.

Dari beberapa referensi yang aku dapat, ternyata ini adalah dampak dari pola hidup – yang dari jaman ke jaman – mengalami perubahan. Sehingga stroke-pun, yang dulu identik dengan usia diatas 50 tahunan, kini tak lagi memandang usia. Menurut dr. Yusak MT. Siahaan, salah seorang dokter spesialis syaraf, ini lebih dipicu karena beberapa faktor (yang membuat resiko stroke) seperti: kolesterol tinggi, hipertensi, kadar gula tinggi, dan juga kebiasaan merokok.

Celakanya, meski dampak stroke termasuk “mematikan” karena penderita bisa mengalami penyumbatan otak – juga menyebabkan cacat, pikun, depresi dan epelepsi – banyak penderita maupun orang sekitarnya tidak menyadari, karena tidak mengenali gejala stroke. Padahal, pada orang yang terkena serangan stroke, penanganan tepat perlu diberikan dalam tiga jam pertama, agar penderita bisa pulih (hampir) sempurna.

Dari pengalaman yang ada, ternyata lebih 65% dari orang-orang yang terkena serangan stroke memgalami kecacatan, mulai dari yang tingkatannya ringan, sedang-sedang saja, sampai yang berat (bahkan meninggal dunia seperti temanku tadi). Dan yang perlu diperhatikan lagi, biasanya serangan stroke yang ke-2 kalinya akan berdampak lebih fatal.

Itulah sebabnya, pengenalan sejak dini gejala-gejala stroke harus diperhatikan. Beberapa indikasi terkena serangan stroke adalah: gangguan bicara, kesulitan menelan, gangguan tingkah laku, kelumpuhan anggota gerak, gangguan keseimbangan, wajah tidak simetris, dan juga bicara pelo. Jika muncul gejala-gejala tersebut pada orang disekitar kita (atau kita sendiri?), satu-satunya jalan yang harus diambil adalah langsung dibawa ke rumah sakit.

Jadi, jangan merasa masih umur di bawah 30-an, lantas tenang-tenang saja karena “jauh” dari serangan stroke. Untuk saat ini, nyatanya stroke tidak lagi mengenal usia. Artinya, kalau kita masih bandel saja – dan tidak menjaga pola makan plus pola hidup sehat – ya siap-siap saja, “hantu” stroke akan dengan senang hati mendatangi kita.


AddThis Feed Button

11 Mei 2009

Seputar Kasus Antasari, Pilpres dan Pembodohan

Baca koran? Nonton televisi? Buka internet? Dengar radio? Coba, sebutkan 5 berita terheboh yang terjadi dalam 10 hari terakhir, yang terus “diumbar” media informasi tersebut. Benar, pasti tidak lepas dari : kasus Manohara, kasus Antasari Azhar, kasus koalisi partai menjelang pilpres, kasus kerja KPU yang amat lelet dan kasus-kasus yang sifatnya sensasional lainnya.

Lantas kemana berita tentang waralaba Mc. Donald’s yang akan diakuisisi Teh Sosro, BI Rate yang segera turun, flu babi yang mulai menyebar, gajah di Sumatera yang segera direlokasi, atau siswi SMP di Jakarta Timur meninggal karena over dosis dan tidak ada yang mau menolong? Bukankah itu juga berita penting dari dunia ekonomi, kesehatan, wisata dan juga sosial?

Jangan heran, inilah realitas pilihan penyajian berita era jurnalisme modern, yang memang menjadi sangat dilematis bagi industri media itu sendiri. Dalam salah satu tulisan di harian Suara Merdeka disebutkan, hukum pasar yang bertumpu pada diktum never ending circuit of capital accumulation mendorong media menyajikan informasi yang terbaik dan se-eksklusif mungkin bagi khalayak.

Walau, saat mereka berlomba-lomba menyajikan berita yang sensasional dan menggemparkan tentang suatu konflik tersebut, tanpa disertai banyak mempertimbangkan dampak buruknya bagi kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan.

Karenanya, muncul jastifikasi bahwa realitas konflik merupakan menjadi salah-satu primadona pemberitaan. Bahkan, muncul pula ungkapan bahwa konflik adalah oase yang tak pernah kering bagi kerja jurnalistik. Sebab, konflik selalu menyajikan sensasi, magnitude, daya tarik yang sangat besar. Liputan konflik dapat secara signifikan menaikkan oplah, rating, dan leverage sebuah media.

Itulah sebabnya kalau yang muncul di pemberitaan – untuk kasus yang melibatkan Ketua KPK, Antasari Azhar – adalah sosok Rani Juliani, itu karena lebih “menjual” daripada memberitakan profil para eksekutor pembunuhan itu ataupun motif lain dari kasus penembakan itu sendiri. Demikian juga dengan “perselingkuhan” partai politik menuju pilpres 2009, tentu lebih menarik menggunjing pendekatan PD pada PDIP, daripada kriteria apa yang diperlukan seorang presiden Indonesia saat ini.

Sebuah ironi tentunya. karena semakin seru berita sensasi yang ditampilkan – dan masyarakat semakin tahu banyak – justeru bukan membuat masyarakat semakin pintar. Tetapi, lebih pada “pembodohan” terstruktur. Ndak percaya?

07 Mei 2009

Sudah Selayaknya Barcelona Masuk Final

Yup, semifinal ke-2 Liga Champions Eropa antara Chelsea melawan Barcelona telah usai digelar dini hari tadi (Kamis, 7 Mei 2009). Hasil akhir, Chelsea 1 - Barcelona 1. Artinya, Barcelona lolos ke final, karena menang agregat 1-1 (pada leg 1 di Stadion Camp Nou, Barcelona ditahan 0-0 oleh Chelsea).
Dan aku pun sepakat kalau ada pengamat sepakbola yang mengatakan pemenang pertandingan Chelsea melawan Barcelona – semifinal leg 2 liga Champion Eropa – adalah “sepakbola” itu sendiri. Dan sepakbola itu dipresentasikan dengan sempurna oleh Barcelona, klub pemuncak La Liga Spanyol sekaligus kandidat kuat juara Liga Champions 2009, selain Manchester United.

Tak pelak, startegi Chelsea untuk tetap menerapkan pola bertahan total – dengan sesekali memanfaatkan serangan balik secara sporadis – makin mengukuhkan bahwa tim besutan Guus Hiddink ini hanya mencari kemenangan semata, tanpa “menghormati” bagaimana sebenarnya bermain bola yang benar dan bisa dinikmati penonton. Tentu sebuah ironi, kalau tim tuan rumah dalam penguasaan bola hanya 39% kalah jauh dari Barcelona (yang sebenarnya adalah tamu) yang mencapai 61% dalam 90 menit pertandingan.

Menurut pandanganku, Barcelona adalah tim “sempurna” dalam memainkan sepakbola modern. Penguasaan teknik individu pemain cukup tinggi, memainkan bola cepat dari kaki ke kaki dengan akurat, kemampuan fisik yang terjaga dalam pertandingan spartan 90 menit, dan punya konsistensi untuk menyerang dan bertahan sama baiknya. Bukti lain, meski sejak menit ke-66 bermain dengan 10 pemain – karena Erick Abidal terkena kartu merah – Barcelona tetap memperagakan sepakbola menyerang.

Kalau Barcelona baru bisa menciptakan gol di menit 93 (injury time) melalui skema serangan yang terorganisir, yang diakhiri tendangan menghunjam Andres Iniesta ke gawang Chelsea, itu hanyalah tinggal menunggu waktu. Strategi Hiddink menjadi begitu kuno dihadapan anak-anak Catalan asuhan Josep Guardiola. Seperti tak terpengaruh oleh absennya sang kapten Carlos Puyol dan striker flamboyan Thierry Henry, pelatih muda asli Spanyol ini tetap menurunkan trisula Iniesta, Messi dan Eto’o. Hasilnya luar biasa, serangan bergelombang dari sayap kiri dan kanan terus menekan pertahanan Chelsea, yang memasang 7 sampai 8 pemain di depan gawang Petr Cech.

Kini, final ideal yang ditunggu-tunggu penikmat bola dunia – antara Barcelona vs Manchester United – yang akan digelar di Stadion Olimpico Roma tanggal 27 Mei 2009, menjadi kenyataan. Bukan hanya pertarungan strategi antara Alex Ferguson melawan Josep Guardiola, tetapi lebih dari itu final ini akan menjadi ajang pembuktian siapa sebenarnya pemain terbaik dunia saat ini, apakah Cristiano Ronaldo (Mancherter United) atau Lionel Messi (Barcelona). Sangat menarik untuk kita tunggu!

03 Mei 2009

Mama Lauren: Ada Pergolakan Politik di 2009

Sebenarnya ini adalah tulisan “pengantar” dari 2 tulisan tentang Mama Lauren – bagi yang belum tau, Mama Lauren ini peramal terlaris di Indonesia lho, hehehe… basi ya? – yang akan aku sajikan di blog ini.
Maksudnya, kalau nanti aku tulis lagi (sebuah) tulisan yang masih ada hubungannya dengan Mama Lauren, tidak usah lagi cari referensi kesana-kemari dan tanya-tanya siapa sih sebenarnya cenayang yang berwajah bule ini.

Nah, asal tau saja, untuk tahun 2009, Mama Lauren sudah membuat ramalan apa yang akan terjadi di negeri ini, yang disajikan dalam bentuk resume. Kata Mama Lauren, di tahun 2009 bukan hanya krisis ekonomi global yang mengancam, tetapi di pertengahan tahun Kerbau Tanah ini diramal bakal terjadi kekacauan yang dipicu oleh pergolakan politik.

Untuk lengkapnya, inilah prediksi Indonesia tahun 2009 versi Mama Lauren (sumbernya aku ambil dari web Indo Spiritual, sebuah portal metafisika & kesehatan alternatif Indonesia):

POLITIK
- Terjadi pergolakan politik besar-besaran
- Dua politisi kawakan tewas terbunuh akibat akumulasi persaingan.

EKONOMI
- Banyak cobaan di sisi properti, pertambangan, perkebunan, penerbangan, perkapalan, dan perminyakan.
- Banyak perusahaan yang gulung tikar dan mem-PHK karyawannya.
- Investor di bisnis properti sebaiknya lebih bersabar.
- Bursa saham akan ditutup di beberapa negara termasuk Indonesia.
- Harga sandang dan pangan juga melonjak naik.

ENTERTAINMENT
- Wabah kawin cerai masih tetap marak.
- Tapi ada dua pasangan yang sudah bercerai akan rujuk kembali.
- Indonesia juga akan kehilangan tujuh bintang terkenal, yakni empat laki-laki dan tiga perempuan. Dua laki-laki dan satu perempuan di antaranya meninggal karena narkoba, dan empat orang lainnya karena sakit.

BENCANA
- Curah hujan terbesar akan terjadi pada Desember 2008 hingga Januari 2009.
- Musim pancaroba akan terjadi pada April-Mei serta Oktober-November.
- Saat pancaroba ini, bisa terjadi badai dan petir.
- Gempa bumi juga terjadi di sejumlah wilayah yang akan memakan banyak korban jiwa dan materi.
- Juga akan terjadi gunung meletus.
- Waspadai kecelakaan pesawat terbang, kereta api, bus, dan kapal laut.
- Bencana banjir di DKI Jakarta juga tak bisa dielakkan.
- Banjir dan tanah longsor akan terjadi di daerah Jawa Barat.
- Gempa dan tanah longsor juga masih mengintai Sumatera Barat, Tapanuli bagian barat, dan Aceh bagian Barat. Sedangkan air laut yang pasang akan mengalir menuju sungai-sungai di Kalimantan.

01 Mei 2009

Kalau Sekedar Traffic Naik, Inilah Kuncinya


Fenomena di dunia nge-blog memang kadang tak terduga. Untuk meningkatkan traffic blog misalnya, berbagai strategi begitu silih berganti muncul. Mulai dari SEO tingkat tinggi sampai yang super curang, dengan bebas dipaparkan di blog tertentu.

Nah.., salah satu yang beberapa bulan terakhir berseliweran (karena 2 dari 10 blog yang baru kubuka, selalu memunculkan tulisan ini, hehehe…) adalah yang berjudul: t=v1+v2, Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami.

Kalau ditelaah dengan mendalam (yaelaah… bahasanya tinggi banget nih!), ada benarnya juga teknik meningkatkan trafficcara ini. Intinya, mirip-mirip arisan berantailah (hehehe…, maaf kalau ada yang nggak berkenan).
Dan, agar tak penasaran, berikut tulisan lengkapnya. Kebetulan memang boleh di copy-paste sepuasnya di blog manapun (karena memang caranya harus di copy-paste). Selamat menyimak!

--------awal mulai copy--------

Sebuah filosofi mengatakan Honesty is The Best Policy (kejujuran adalah politik/strategi terbaik). Dan inilah yang akan kita buktikan, apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO? Menurut saya, yakin bisa, asal konsep ini di jalankan dengan benar.

Sebab, bila ini di terapkan pada web anda sesuai ketentuan, maka:

- Web anda akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek promosi keberbagai tempat di dunia internet.

- Web anda akan kebanjiran backlink secara luarbiasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.

Jika Albert Einstein memakai persamaan e=mc2 untuk menggabungkan potensi masa dan kecepatan cahaya untuk menghasilkan energi nuklir yang luar biasa itu, maka kita akan memakai persamaan t=v1+v2 untuk mnggabungkan potensi web saya dan web anda untuk menghasilkan traffic dan popularity yang luar biasa pula.

Jika Einstein menggunakan atom plutonium dan uranium untuk membuat bom nuklir, maka kita menggunakan kejujuran dan ketepatan untuk membuat bom traffic dan popularity ini.

Yang perlu anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :

1. Buat posting artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste posting ini dari kalimat ---awal mulai copy--- sampai kalimat ---batas akhir copy---, dan juga diberi berjudul : t=v1+v2, Cara meningkatkan traffic dan popularity dengan cepat dan alami.

2. Selanjutnya copy atau buat KALIMAT SAKTI yang ada di bawah nomor 3 ini, lalu pasang di web anda pada bagian yang paling mudah dilihat pengunjung, misalnya di bagian atas sidebar.

3. Pindahkan atau ganti link atau alamat url posting (disini-1) dengan alamat url anda dan (disini-2) dengan alamat postingan URL saya, untuk mengetahui alamat url posting saya dan posting yang anda buat adalah bisa dengan meng-klik judul/title posting yang kita buat ini lalu copy address bar-nya

Berikut tulisan "KALIMAT SAKTI" yang perlu anda pasang di bagian web anda (setelah di ganti link url-nya sesuai ketentuan di atas)

"Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan popularity web anda secara cepat dan tak terbatas? Serahkan pada saya. Saya akan melakukannya untuk anda GRATIS...! Klik disini-1 dan disini-2"

-Jadi setelah KALIMAT SAKTI ini di letakan di web anda maka: jika pengunjung meng-klik link disini-1 akan menuju link posting anda, dan jika meng-klik disini-2 akan menuju link posting saya dan seterusnya akan terus terjadi mata rantai yang tak terputus seperti itu.

4. Selesai, siapkan counter tracker dan pengecek link misalnya sitemeter dan technorati untuk melihat hasil banjir traffic dan linkback web anda.

Apa itu t=v1+t2 ?
t : Jumlah traffic yang akan di peroleh web anda dalam suatu hari
v1 : Jumlah pengunjung web anda dalam suatu hari
v2: Jumlah pengunjung yang dimiliki v1 (pengunjung dari pengunjung web anda) dalam suatu hari.

Traffic:
Misalnya, web saya ini atau web anda dalam sehari memiliki rata-rata pengunjung 50 orang, dan semuanya menerapkan konsep kita ini (KALIMAT SAKTI) dengan benar, dan dari 50 orang itu masing-masing memiliki 50 orang pula pengunjung dari blog-nya , maka web kita akan berpeluang di kunjungi 50 ditambah 50 x 50 orang pada hari itu = 2550 orang , dan akan berpeluang terus meningkat pula hari demi hari ,karena setiap hari selalu ada pengunjung baru di dunia internet, setiap hari juga ada blogger atau web baru di dunia internet.

Popularity:
Misalnya, web kita memiliki pengunjung 50 orang dalam suatu hari, dan semuannya menerapkan konsep ini, maka dalam hari itu web anda akan mendapatkan 100 linkback ke web anda, yaitu sebuah link pada KALIMAT SAKTI dan sebuah link pada link saya di kalikan 50. dan akan berpeluang meningkat terus hari demi hari.

Kenapa perlu di buat link link anda dan link saya pada posting ? Hal ini untuk menjaga keabadian link kita, karena seperti kita tau link pada posting lebih kecil kemungkinannya terhapus.

Bisakah kita berbuat tidak fair atau tidak jujur menyabotase konsep ini, misalnya "menghilangkan” semua link asal lalu di isi dengan web/blog kita sendiri? Bisa, dan konsep ini tidak akan menjadi maksimal untuk membuktikan Kejujuran adalah strategi/politik terbaik. Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu.

------------ batas akhir copy ---------------

Pesanku, tak ada salahnya dicoba. Toh, kalau tidak berhasil 100% minimal sudah membantu mempromosikan blog-ku ke blogger yang lain (kalo memang sumber copy paste-nya dari blog ini). Tapi sueeer deh.., kalo dijalankan dengan benar, ada dampak positifnya koq. Nggak percaya?

Arsip Tulisan